Desa Tebedak Serius Kembangkan Pertanian Demi Ketahanan Pangan


LANDAK – Desa TebedakKecamatan Ngabang, Kabupaten Landak sangat serius untuk mengembangkan lahan tidur menjadi lahan pertanian demi tujuan ketahanan pangan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Tebedak Henderianus Hadi, dimana saat ini Desa yang ia pimpin sudah memiliki 14 Kelompok Tani (Poktan) dan 2 Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Mereka awalnya dari individu, setalah saya jadi Kades, sempat terhalang Covid. Selepas itu akhirnya pada tahun 2023 baru kita anggarkan dari 20 persen Dana Desa (DD) Nunuk ketahanan pangan,” ujarnya pada Selasa 7 Mei 2024.

Anggaran dari DD tersebut dijelaskan Kades, diperuntukka untuk Jalan Usaha Tani (JUT), Alsintan, dan pupuk.

“Di Dusun Entikit juga ada kita bangun untuk jalan pertanian padi sawah. Sedangkan untuk KWT kita bantu bibit,” terangnya.

Diakui Kades, mengajak masyarakat untuk bertani memang awalnya cukup susah.

“Tapi kalau sudah mau memulai dan paham, pasti semangatnya tinggi. Sudah ada beberapa kelompok tani berhasil, dan itu menjadi contoh,” sebutnya.

Kades berharap, dengan sudah terbentuknya beberapa Poktan dan sudah berhasil, bisa mendapat perhatian lebih lagi dari pemikir-pemikir yang ada di Kabupaten, untuk melirik kegiatan pihaknya di Desa.

Sehingga bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk lebih giat bertani.

“Karena kalau hanya harap bantuan Dana Desa, tentu tidak seberapa, ibarat alakadarnya,” sebut Kades.

Hadi menambahkan, masih sangat luas lahan di Desa Tebedak yang bisa digunakan untuk lahan pertanian. Hanya memang sejauh ini alat untuk mengarapnya yang menjadi kendala.

“Kalau lahan tidur kita milik masyarakat ini masih banyak, masih ada puluhan hektar. Jadi untuk dikembangkan lagi, kami sangat-sangat berharap ada perhatian dari pihak-pihak terkait yang ada di Pemerintahan untuk memberikan solusi,” pungkasnya.